You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
82 Unit Rusun di Jaktim Disegel
photo Doc - Beritajakarta.id

82 Unit Rusun di Jaktim Disegel

Hingga awal September 2015, sebanyak 82 unit rumah susun di Jakarta Timur disegel Unit Pengelola Rumah Susun (UPRS) wilayah III, Dinas Perumahan dan Gedung Pemda DKI Jakarta. Penyegelan dilakukan lantaran pengalihan kepemilikan, tidak ditempati, dan menyalahi aturan.  

Tapi ada juga yang unitnya kosong tidak ditempati. Oleh karena itu, secara rutin kita terus melakukan pengawasan

Data UPRS Wilayah III, Dinas Perumahan dan Gedung Pemda DKI Jakarta, 82 unit rusun yang disegel yakni di Rusun Pulogebang sebanyak 40 unit, Cakung Barat 13 unit, Pondok Bambu 5 unit, Cibesel 6 unit, Pinus Elok 2 unit, dan Rusun Komarudin 16 unit.

Kepala UPRS wilayah III, Dinas Perumahan dan Gedung Pemda DKI Jakarta, Sayid Ali mengatakan, unit-unit yang disegel tersebut langsung dilakukan pengambilalihan. Unit tersebut pun langsung diberikan kepada warga lain yang sebelumnya sudah mendaftar.

Unit Rusunawa Muara Baru Diduga Dialihsewakan

"Setelah disegel dan diberi waktu untuk mengklarifikasi, bila tidak ada keterangan ya langsung kami isi. Tentunya diberikan pada yang lain sesuai waiting list (daftar tunggu) kami," katanya, Jumat (4/9).

Dikatakan Sayid, kebanyakan di antara unit yang digembok karena peralihan kepemilikan. Antara yang menghuni dengan pembuat SP (surat perjanjian sewa) berbeda.

"Tapi ada juga yang unitnya kosong tidak ditempati. Oleh karena itu, secara rutin kita terus melakukan pengawasan," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1193 personAnita Karyati
  2. Kelurahan Tanjung Duren Selatan Panen 14 Kilogram Sayuran

    access_time04-08-2026 remove_red_eye1178 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye968 personFakhrizal Fakhri
  4. Pelaku Usaha Ikan Hias Dilatih Budi Daya Ramah Lingkungan

    access_time04-08-2026 remove_red_eye947 personAnita Karyati
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye857 personBudhi Firmansyah Surapati